Sedikit berbagi pengalaman..
Seperti
isi postingan yang lalu, tidak ada yang pernah menyangka penulis bisa mencapai
tahap ini. Bahkan bagi penulis sendiri, ini masih sulit dipercaya.
TAHAP
PALING PENTING
Pada
tahap ini, berisi waktu-waktu berpikir yang panjang dan perenungan. *mulai
serius. Jadi, di tahap ini, penulis mulai berdoa untuk sebuah keputusan yang
nantinya akan sangat menentukan bagaimana ke depannya. Bukan suatu keputusan
yang baru 1 atau 2 hari dipikrkan, dan juga bukan 1 atau 2 bulan. Berdoa adalah
hal yang utama dan pertama sekali yang harus dilakukan. Dalam memulai atau
mengambil keputusan apapun, bertanyalah terlebih dulu kepada Tuhan, apakah ini
keputusan sepihak dari kita atau memang ini yang DIA arahkan. Mulailah
menganalisa keadaan dan setiap tahap-tahap yang lalu yang Anda lalui. Kemudian
Anda akan diarahkan semakin jelas kemana dan keputusan apa yang harus diambil.
Lalu, selanjutnya berdiskusilah dengan keluarga Anda. Jadi jelas kan? Seseorang
yang pertama kali diajak berdiskusi adalah Tuhan, setelah itu keluarga. Dari
keluarga, Anda akan mendapat dorongan dan semangat juga ketika Anda akan berada
pada tahap berikutnya.
TAHAP
PERTAMA: PERSIAPAN BERKAS
Seperti
biasanya, di semua awal tahap penyeleksian adalah tahap administrasi. Ingat
ya..sepanjang persiapan apapun tetap berdoa. Pada awalnya, universitas yang
akan penulis tuju adalah Universitas Airlangga, Surabaya. Akan tetapi, batas
deadline pengiriman berkas sudah hampir seleasi. Jadi, saya memutuskan untuk
melihat universitas lain dan bagaimana kurikulumnya sesuai dengan bagian yang
akan diambil. Dan keputusan jatuh di Universitas Padjadjaran. Tidak terlalu
yakin sih, soalnya saat itu penulis masih di sebuah desa yang sangat terbatas
dalam dunia online dan sejenisnya. Tapi, masih bisa diusahakan..dalam artian
sangat diusahakan exactly. Jadi, ceritanya penulis harus pulang pergi
kecamatan-kabupaten untuk dapat sinyal dan setidaknya bisa nelfon keluarga.
Subuh hari adalah saat yang tepat untuk googling. Jadi, segala info dan
persyaratan penulis dapat di subuh hari. Lihat baik-baik deadline nya ya. Dan
perhatikan benar-benar persyaratannya.
Sebagian
besar persyaratannya masih logka untuk dipenuhi dengan kondisi berada di
daerah-daerah seperti ini. Puji Tuhan, orangtua mendukung dan bersedia membantu
persiapan pemberkasan.
Jadi,
sebagian berkas sudah dibawa sejak awal ke Maluku, Maluku tenggara barat. Iya,
saat itu penulis sedang berada di Maluku Tenggara Barat, daerah kepulauan yang
tidak memungkinkan kita bisa dengan leluasa pulang pergi, apalgi untuk
pengurusan berkas. Mulai dari ijasah dll masih bisa diatasi, tapi tidak untuk
surat rekomendasi dosen pengajar. Oke. Berdoa lagi..dan Puji Tuhan, dosen yang
akan dimintai rekomendasi adalah dokter pembimbing skripsi dan posttest yang
dekat dan mengenal penulis. Jadilah tanpa perlu, penulis yang secara langsung
menghadap, diwakili orangtua, didapatlah 3 surat rekomendasi. Jadi teringat,
dulu itu beliau memang pernah mengarahkan untuk mengambil tahap ini. Ingat,
perhatikan baik-baik apakah semua berkas sudah lengkap ya. Setelah itu, tinggal
menunggu waktu berangkat dan mengikuti tahap-tahap berikutnya.
Jangan
lupa persiapan serius ya. Baca dan belajar kembali sumber yang berkaitan dengan
bagian yang Anda akan ambil. Tentu saja Ora et Labora kan. Semuanya harus ada
usaha. Jadi ceritanya, diktat dan jurnal yang ada di Maluku, yang sudah dibawa
sejak awal adalah sesuai dengan rencana bagian yang akan diambil. Belajar
lagi..belajar lagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar