02 April 2011

.save our earth.



Waktunya bersuara!

Satu – satunya hal yang paling ingin saya lakukan saat ini adalah pergi ke Badan Geofisika , lalu berbincang dengan mereka mengenai kondisi bumi sekarang ini. Yang saya pikirkan adalah bahwa mereka telah dapat mengetahui dengan jelas berapa tahun lagi bumi kita ini akan tetap ada. Setelah itu, saya akan pergi ke badan pembentuk perundang-undangan dan menyarankan mengenai revisi perundang-undangan lingkungan tepatnya tentang UU pembuangan sampah sembarangan. Saya sama sekali tidak melihat UU tersebut dijalankan. Bersyukur, ketika di ibukota,Jakarta, telah ada program bebas kendaraan yang diadakan tiap hari sabtu. Tapi, kenapa di Medan tercinta ini tidak dilaksanakan?

Baiklah..
Semua fakta – fakta di atas tidak mungkin bisa terealisasi kalo kita, setiap individu, belum sadar akan kondisi bumi saat ini dan tetap bersikap acuh terhadap bumi ini. Pada ngerasa ga si, kaLo minggu belakangan ini, kota medan jadi bertambah panas??
Bener – bener panas!
Nah..
Jadi, masih tega buang sampah sembarangan di jalan? Atau, masih ada prinsip ” Buanglah sampah pada temannya!”? Atau masih ada pikiran untuk membiarkan tugas memelihar lingkungan adalah hanya tugas ibu – ibu penyapu jalan tiap pagi?
Saya mohon, cobalah mulai memikirkan kontribusi apa yang bisa Anda beri untuk menambah usia bumi ini sedikit... saja! Cobalah untuk membuang sampah pada tempatnya. Jika kamu sedang makan sesuatu di kendaraan, jangan sesekali buang plastik jajanan Anda di jalan raya. (Terdengar klise, bukan??)
Begini saja..
Pernah tidak melihat ibu – ibu berpakaian kuning, memakai penutup kepala dan wajahnya ditutupi sapu tangan sedang menyapu jalanan di pagi hari? Lalu, dengan enaknya kita membuang plastik sisa makanan kita di jalan. Apa yang Anda pikirkan setelah melihat fakta negatif ini terjadi? Apakah Anda sudah merasa bersalah saat ini?? Atau sebaliknya?
Itu semua balik ke pribadi kita masing-masing..
Yang saya ingin sampaikan adalah..
BUMI kita sedang ’koma’ ,teman...
BUMI kita skarat!
Di ujung akhir perjuangannya..
Ingatlah, kita tidak ada apa –apanya tanpa lingkungan.. Tanpa hutan – hutan hijau.. Tanpa pepohonan bakau di tepi pantai..Tanpa pegunungan hijau dengan ujung yang tertutup salju..Tanpa padang rumput beserta kicauan pagi yang membangunkan kita..Tanpa semuanya itu!
MARI!
Selamatkan bumi kita!
Ini milik kita!
Tidak ada kata terlambat untuk sebuah pembaharuan yang lebih baik di depan sana..
Saya yakin, kita semua bisa melakukannya..
Selamat menanam pohon!
Selamat memelihara lingkungan!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar